Astaghfirullah, Wanita Ini Berpakaian Namun Tidak Akan Mencium Bau Syurga

[papakuguru.com]- Era globalisasi merupakan zaman dimana kita bisa mengakses berbagai hal yang terjadi di wilayah lain di waktu yang bersamaan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan faktor utama era ini. Namun dibalik mudahnya akses teknologi informasi ini, tidak sedikit dampak negatif yang akhirnya menjadi problematika umat. Diantaranya adalah Majunya modernisasi di bidang fashion yang kurang diiringi dengan ilmu yang memadai. Masih banyak wanita yang berpakaian (muslimah) namun hakekatnya masih telanjang. 


Astaghfirullah, Ini Wanita Yang Berpakaian Namun Telanjang

Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, dijelaskan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda, 

"Bahwa kelak akan ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah dilihat oleh Nabi sebelumnya. Siapakah mereka ? Mera adalah kaum yang membawa beberapa cemeti (cambuk) seperti ekor lembu yang mereka pukulkan kepada orang lain dan yang kedua adalah wanita yang berpakaian tetapi telanjang, jalan mereka berlenggak-lenggok membangkitkan nafsu. Mereka tidak akan masuk syurga bahkan tidak akan mencium bau syurga, padahal bau syurga itu dapat tercium sejauh perjalanan demikian dan demikian" (HR. Muslim).

Kandungan Hadits

Hadits tersebut adalah bukti mukjizat nubuwah. Fenomena munculnya dua golongan yang disebutkan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tersebut sudh kita dapakan bahkan sering kita jumpai saat ini.

Fenomena dua golongan tersebut belum muncul pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Kerusakan dengan fenomena diatas mulai muncul setelah masa beliau hidup. (Syarah Muslim dan Faidul Qadiri.

Penjelasan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diatas, memberikan gambaran yang jelas bahwa pengaruh pakaian bagi kaum hawa bisa menentukan nasibnya kelak di akhirat. Bisa seorang wanita masuk Syurga karena pakaiannya yang menjaga auratnya tidak terlihat, tapi ada juga yang masuk neraka karena mungumbar aurat gara-gara berpakaian yang tidak sesuai syariat.

Berpakaian tapi Telanjang

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menegaskan bahwa wanita yang berpakaian tetapi hakekatnya telanjang tidak akan masuk syurga. Bahkan tidak akan mendapatkan bau syurga. astaghfirullah.

Kemudian apa yang dimaksud dengan berpakaian tapi telanjang ? Yang dimaksud bukan berarti wanita tersebut tidak memakai pakaian, karena mereka jelas memakai "pakaian". Dan bulan pula tidak pakai hijab, karena mereka juga "pakai" hijab.

Mereka adalah golongan wanita yang memakai pakaian, bahkan juga berhijab, namun pakaian mereka tidak seperti tujuan sebenarnya untuk menutup aurat, tetapi justru malah menampakkan lekuk tubuh dengan jelas, karena pakaian mereka, hijab mereka ketat, transparan dan sebagainya.

Makna Kasiyatun 'Ariyatun"

Dalam hadits diatas disebutkan tentang golongan kedua : wanita yang berpakaian tetapi telanjang, dengan istilah kasiyatun 'ariyatun.

Imam Annawawi rahimahullah dalam syarah muslim, menjelaskan tentang beberapa makna kasiyatun 'ariyatun.

Pertama : wanita yang mendapatkan nikmat Allah Ta'ala, namun enggan bersyukur kepadaNYA

Kedua : wanita yang mengenakan pakaian, namun kosong dari amalan kebaikan dan tidak mau mengutamakan akhiratnya serta enggan melakukan ketaatan kepada Allah.

Ketiga : wanita yang menyingkap sebagian anggota tubuhnya, sengaja menampakkan keindahan tubuhnya. Inilah yang dimaksud wanita berpakaian namun telanjang.

Keempat : wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian namun sebenarnya telanjang.

(Syarah Muslim)

Ibnu 'Abdil Barr rahimahulllah mengatakan, "kasiyatun 'ariyatun adalah wanita yang memakai pakaian tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi anggota tubuhnya secara sempurna. Mereka memang berpakaian namun pada hakekatnya mereka telanjang" (Jilbab Al-Mar-ah Muslimah)

Ibnul Qayyim Al Jauzi rahimahullah juga memberikan makna tentang kasiyatun 'ariyatun dalam Kasyful Musykil min Hadits Ash-Shahihain :

Pertama : wanita yang memakai pakaian tipis , sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. wanita seperti ini memang memakai jilbab namun sebenarnya dia telanjang.

Kedua : wanita yang membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutup). wanita ini sebenarnya telanjang.

Ketiga : wanita yang mendapatkan nikmat Allah. namun kosong dari bersyukur kepadaNYA. 

Maka yang dimaksud kasiyatun 'ariyatun dapat disimpulkan : wanita yang berpakian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya, atau masih ada anggota tubuh yang lain (selain wajah dan telapak tangan) yang terbuka.

Semoga kita dan orang-orang yang kita cintai terhindar dari perilaku seperti ini. Hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala kita berlindung dan memohon pertolongan. wallahu musta'an.

Subscribe to receive free email updates: